Apa itu Kernel?
Kernel adalah sebuah teknik agar bisa merubah data points (dataset) yang tadinya dua dimensi menjadi multi dimensi. Mengapa penting menggunakan kernel? Agar lebih jelas, silakan lihat ilustrasi berikut:

Anggap kita memiliki dataset seperti di atas, lalu kita ingin mencari batas antara 2 kelompok dengan SVM, maka muncul sebuah masalah. Masalahanya adalah mustahil memisahkan 2 zona itu hanya dengan garis lurus saja bukan? Ilustrasi dari permasalahan ini adalah sebagai berikut:

Mau dibuat dengan garis model apapun, maka mustahil bisa memisahkan 2 kelompok ini. Lalu bagaimana solusinya? Adalah dengan menggunakan kernel!
Konsep Kernel
Anggap kita hanya memiliki dataset dalam 1 dimensi (1 sumbu saja, misal sumbu x). Ilustrasinya sebagai berikut:

Sekarang bagaimana cara memisahkan dua kelompok biru dan merah pada contoh di atas? Apakah bisa hanya dengan 1 garis? Mustahil bukan? Maka solusinya adalah merubah data dari 1 dimensi ke 2 dimensi.
Langkah pertama adalah mengaplikasikan sebuah fungsi sederhana, misal
f = x – 6
Jadi kita kurangkan koordinat kedelapan data kita dengan 6, sehingga semuanya mundur ke belakang sebanyak 6 koordinat. Kurang lebih menjadi seperti ini:

Sekarang, kita aplikasikan fungsi kuadrat, yaitu

Sekarang ilustrasinya menjadi seperti ini:

Sekarang semua titik dari sumbu x menjadi titik-titik dari fungsi kuadratik. Jika sudah demikian, maka kita bisa menarik garis lurus seperti ini:

Sekarang kita bisa membuat hyperplane nya.
Apakah sudah selesai? Belum, karena ini adalah bukan fungsi sesungguhnya. Tugas selanjutnya adalah mengembalikan (mentransformasikan) kembali ke fungsi awal. Ilustrasinya tampak sebagai berikut:

Dengan menggunakan ilustrasi (konsep) di atas, sekarang cara yang sama juga bisa dilakukan pada kasus data sebelumnya. Dengan fungsi mapping (transformasi dimensi), hasilnya menjadi sebagai berikut:

Jika sudah didapatkan hyperplane nya, maka ketika ditransformasikan (proyeksikan) ke data awal menjadi sebagai berikut:

Sampai sekarang saya harap konsep dari Kernel bisa dipahami. Ternyata kernel ada banyak sekali jenisnya, namun yang paling dikenal ada 3, antara lain:
- Kernel Gaussian (paling populer)
- Kernel Sigmoid
- Kernel Polinomial
Kita tidak akan membahas fungsi matematikanya, dan saya harap pembaca setidaknya bisa memahami konsepnya. Namun jika ingin belajar lebih detail tentang kernel, bisa ke situs ini.
Selanjutnya kita coba mengaplikasikan kernel Gaussian ke dalam bahasa Python dan R.
Untuk melanjutkan membaca, silakan klik tombol di bawah ini.

Bisa dikasih contoh perhitungan manualnya sampai titi temu bahwa kelas tersebut masuk ke kelas -1 atau +1
terimakasih
Silakan baca referensinya (cari di bagian download) dan berlatih sendiri ya, sekalian belajar menerjemahkan rumus matematika.
Semoga menjawab
permisi pak, apakah boleh minta data setnya sebagai bahan latihan agar lebih mudah dipahami pak
Datasetnya ada di bagian download, dan dicantumkan link nya di artikel. Silakan dicek lagi.
Permisi, Pak.
Saya mau bertanya.
Apakah Support Vector Machine bisa digunakan untuk clustering?
Secara umum SVM dipakai untuk classification (klasifikasi) dan bukan clustering.
Tapi ada paper yang mencoba menggunakan SVM untuk clustering.
Saya belum pernah baca, tapi silakan dicoba metode di paper tersebut.
Semoga menjawab.
kak untuk mendowload data latih terdapat bagian mana ya?
Bisa dibaca di halaman 4, link ya ada di sana.
Permisi pak mau tanya,,,
apa metode SVM bisa mengklasifikasi objek yg bergerak atau objek dalam video??
Belum pernah coba, mungkin bisa dibaca penelitiannya di jurnal internasional.
Kenapa binary class nya digunakan bilangan +1 dan -1? Tidak menggunakan 0 dan 1 saja. Terima kasih?
Di SVM, penggunaan -1,1 lebih umum daripada 0,1
misalnya di library sklearn, svm bisa menambahkan parameter C, dan juga parameter C ini (yang adalah selain kernel) jika digunakan dapat digunakan untuk mencari metode terbaik dengan grid search sebagai caranya yaitu kombinasi antara C dan juga kernel., di pembahasan ini, kenapa seperti tidak menambahkan pembahasan tentang parameter C maupun perhitungan manual seperti SVM dengan tulis tangan?
Di artikel ini yang dibahas adalah dasarnya SVM jadi belum sampai ke hyperparameter tuning seperti menggunakan grid search.