Plugin Autocomplete Untuk Python

Plugin Autocomplete Untuk Python

Saat kita belajar machine learning maupun aplikasi AI (artificial intelligence) secara umum, kita akan banyak melakukan programming. Dalam hal ini, bahasa pemrograman yang sering dipakai adalah Python.

Belajar Python tidaklah sulit, karena ia merupakan satu dari sekian banyak bahasa pemrograman yang mudah untuk dipelajari. Ini adalah bahasa pemrograman yang terkenal karena kemudah bacaannya (readability). Sebagai contoh, dalam Python kita mengenal istilah indentasi di mana saat kita menulis script di line selanjutnya, kita buat penulisannya sedikit menjorok ke kanan.

Penulisan indentasi ini diwajibkan di Python. Dengan indentasi, memudahkan kita untuk melihat perbedaan tiap baris (line), dan juga membuat penulisannya menjadi rapi. Walau demikian, indentasi tidak diwajibkan di bahasa lain seperti C, C++ atau Pascal misalnya, tapi tetap saja bisa dibuat untuk memudahkan si penulis program agar script nya menjadi lebih mudah dibaca (readable).

Contoh ilustrasi penggunaan indentasi adalah sebagai berikut:

# Dengan indentasi
for i in range (1,6):
    print(i)

Jika script di atas kita eksekusi, maka akan menghasilkan

       1
       2
       3
       4
       5

Sekarang, kita coba menuliskannya tanpa indentasi:

# Tanpa indentasi
for i in range (1,6):
print(i)

Maka jika dieksekusi hasilnya:

         File ““, line 2
           print(i)
              ^
       IndentationError: expected an indented block

Bisa kita lihat bahwa tanpa indentasi yang benar, maka hasilnya terlihat langsung berbeda (python akan menyatakan IndentationError).

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam penulisan script di Python adalah adanya tata cara penulisan atau grammar di dalam programming. Sebagai contoh untuk mencetak hasil eksekusi di layar kita bisa menggunakan fungsi print(), dan untuk mengetahui tipe sebuah objek di Python kita bisa gunakan fungsi type(), dan masih banyak fungsi-fungsi lain di Python. Fungsi-fungsi bawaan (dasar) ini sering disebut dengan istilah built-in functions.

Banyak sekali fungsi-fungsi dasar yang jumlahnya puluhan di Python yang tidak mungkin kita bisa menghafalnya satu demi satu. Banyaknya fungsi bawaan ini akan menjadi masalah ketika kita harus membuat sebuah program dalam waktu yang singkat, dikejar deadline dan variabel-variabel yang kita oleh jumlahnya juga tidak sedikit. Sangat mustahil kita harus mencatat satu persatu nama variabelnya di kertas, atau menuliskan beberapa fungsi dasar di kertas yang disebut dengan istilah cheatsheet. Hal ini memang banyak dilakukan, tapi ada yang jauh lebih mudah dari itu semua. Semuanya akan jauh lebih mudah jika seandainya IDE (integrated development environment) semisal PyCharm, Sublime Text, Atom, atau Visual Studio secara otomatis membantu kita menuliskannya di layar.


Saat ini ada sebuah plugin yang bisa melakukan itu semua untuk kita, yaitu Kite. Dengan menggunakan plugin ini, kita tidak perlu menuliskan secara manual semua fungsi dan variabel yang ada di script Python kita; ia akan membantu menuliskannya untuk kita. Yang tidak kalah menarik adalah ia menggunakan teknik machine learning untuk melakukan ini semua.

Logo Kite plugin

Plugin ini bisa digunakan di beberapa IDE yang populer, seperti Atom, Visual Studio, PyCharm, Sublime dan Vim. Instalasinya juga mudah, cukup unduh (download) di websitenya dan kita bisa langsung menggunakannya.

Sebagai ilustrasi saya tunjukkan penggunaannya di Atom yang sering saya gunakan selain IDE favorit saya yaitu Spyder:

Ilustrasi penggunaan Kite di Atom
Ilustrasi penggunaan Kite di Atom

Ketika saya baru mengetikkan pr maka secara otomatis ada 4 usulan (dengan logo seperti layang-layang) yang diberikan oleh plugin ini. Dengan demikian kita sudah sangat dipermudah untuk menuliskan fungsi bawaan Python.

Fitur menarik lainnya adalah kita juga bisa menuliskan beberapa library favorit kita secara otomatis. Sebagai ilustrasi, Kite membantu saya untuk menuliskan numpy di layar.

Usulan penulisan Numpy oleh Kite

Plugin ini memang memudahkan kita dalam hal autocomplete, namun sayangnya ia belum tersedia untuk Spyder dan Jupyter Notebook. Semoga saja dalam waktu dekat developernya segera membuatnya untuk kedua IDE tersebut, karena saya adalah fans berat dari Spyder.

Namun tidak ada salahnya pembaca mencobanya dan silakan tuliskan di kolom komentar apa saja plus minus dari plugin ini setelah dicoba.

Semoga dengan plugin ini dapat membuat pembelajaran AI dan machine learning menjadi semakin mudah.

Tetap semangat belajar AI!

Bagikan artikel ini:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of